date

Mon to Fri 8 AM to 10 PM (sampai dokter selesai praktek)
Sat 8 AM to 7 PM (sampai dokter selesai praktek)

date

Call Us
(021) 6452121

Article Section

news

Mengapa Merangkak Itu Penting?

          Merangkak merupakan fase penting pada bayi selama masa perkembangan. Umumnya bayi mulai merangkak sekitar usia 6 – 10 bulan. Mengapa merangkak dikatakan penting? Ada beberapa alasannya yang berkaitan dengan perkembangan fisik, koordinasi, maupun juga kepercayaan diri bayi.


         Pada aspek perkembangan fisik, merangkak melatih kemampuan motorik kasar, motorik halus, dan keseimbangan bayi Anda. Untuk motorik kasar, bayi akan menggerakkan kedua lengan dan tungkainya serta seluruh badannya. Hal ini merupakan pondasi penting yang menguatkan fisik bayi untuk fase berdiri, berjalan dan bahkan berlari. Selain itu, saat merangkak terjadi pergerakan otot dan sendi yang menjadi “makanan sensori (pada aspek proprioseptif)” yang berkaitan dengan perkembangan otak bayi. Untuk motorik halus, merangkak juga menguatkan otot-otot kecil pada tubuh seperti tangan dan jari-jari. Hal ini penting nantinya untuk melatih keterampilan tangan seperti mengambil barang berukuran kecil, mengancingkan baju, dan menulis. Untuk keseimbangan, merangkak akan membuat bayi mencoba untuk menyeimbangkan dirinya agar tidak terjatuh saat badannya melawan gravitasi. Hal ini penting untuk fase berikutnya yaitu berjalan.

          

         Pada aspek koordinasi, merangkak akan mengakomodasi koordinasi otak kanan dengan otak kiri. Bayi melatih proses sinkronisasi kanan dengan kiri seperti gerakan lengan kiri beserta lutut kanan yang kemudian dilanjutkan dengan gerakan lengan kanan beserta lutut kiri. Di saat yang bersamaan koordinasi juga terjadi antara pendengaran, penglihatan dan pergerakan. Contohnya saat ada bunyi mainan, mata bayi mulai tertuju kepada mainan tersebut dan menggerakkan badannya untuk mencapai mainan tersebut.

         Pada aspek kepercayaan diri, bayi belajar membuat beberapa keputusan awal saat merangkak. Aktifitas yang dilakukan saat merangkak bisa berhasil ataupun gagal. Hal ini membuat bayi perlahan-lahan memahami kemampuan dan keterbatasan mereka. Contohnya saat bayi semakin sering merangkak, mereka mulai tahu kapan harus melambatkan dirinya agar tidak sakit saat terjatuh, bagaimana mengatasi halangan yang muncul saat merangkak. Hal-hal inilah yang membangun kepercayaan diri pada bayi.

         Nah, sekarang Anda sudah mengetahui pentingnya merangkak bagi bayi Anda. Mulai sekarang cobalah berikan lebih banyak aktifitas merangkak pada buah hati Anda sebagai pondasi untuk perkembangan yang lebih optimal.

 

dr. Ivan Chandra, Sp.KFR

Share this article

Comment (0)

Leave Comment

FREE EBOOK!