Tips Memilih Tontonan untuk Anak agar Edukatif dan Aman

Di era digital saat ini, televisi, tablet, smartphone, dan berbagai platform video sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Tidak sedikit orang tua yang bertanya, “Apakah anak boleh menonton TV?”, “Berapa lama screen time yang aman?”, atau “Bagaimana memilih tontonan yang baik untuk anak?”

Jawabannya bukan sekadar boleh atau tidak, tetapi bagaimana orang tua memilih tontonan yang sesuai dengan usia dan mendampingi anak saat menonton.

 

Mengapa Pemilihan Tontonan Anak Sangat Penting?

Sebagian besar perkembangan otak bayi terjadi pada dua tahun pertama kehidupan. Pada masa ini, anak membutuhkan berbagai stimulasi melalui interaksi langsung dengan lingkungan, seperti melihat, mendengar, menyentuh, bermain, dan berkomunikasi dengan orang lain.

Interaksi bersama orang tua dan aktivitas bermain membantu anak mengembangkan kemampuan bahasa, sosial, emosional, serta keterampilan berpikir. Oleh karena itu, penggunaan screen time pada anak perlu dibatasi agar tidak menggantikan pengalaman belajar secara langsung.

 

 

Rekomendasi Screen Time Menurut American Academy of Pediatrics (AAP)

Berdasarkan rekomendasi American Academy of Pediatrics (AAP):

    • Usia di bawah 18 bulan: Tidak dianjurkan mendapatkan screen time, kecuali video call dengan anggota keluarga.

    • Usia 18–24 bulan: Screen time dapat mulai diperkenalkan dengan pendampingan orang tua serta memilih konten yang berkualitas.

    • Usia 2–5 tahun: Anak dapat menikmati tontonan edukatif dengan durasi maksimal 1 jam per hari, disertai pendampingan orang tua.

Pendampingan saat menonton sangat penting karena anak belajar lebih baik ketika orang tua ikut menjelaskan, berdiskusi, dan berinteraksi mengenai apa yang mereka lihat.

 

 

5 Tips Memilih Tontonan yang Baik untuk Anak

 

 

1. Pilih tontonan dengan durasi yang singkat

Anak usia prasekolah memiliki rentang perhatian yang masih terbatas. Durasi tontonan yang singkat akan memudahkan anak tetap fokus sekaligus membantu orang tua mengatur waktu screen time agar tidak berlebihan.

 

2. Tonton bersama anak

Menonton bersama memberikan manfaat yang jauh lebih besar dibandingkan membiarkan anak menonton sendiri. Orang tua dapat mengajak anak berdiskusi, menjelaskan cerita, mengenalkan kosakata baru, hingga melatih kemampuan komunikasi dan berpikir kritis.

Selain itu, kebiasaan ini juga mempererat hubungan antara orang tua dan anak.

 

3. Sesuaikan tontonan dengan waktu menonton

Perhatikan kapan anak menonton. Hindari tayangan dengan gambar yang terlalu cepat, suara yang keras, atau terlalu merangsang menjelang waktu tidur karena dapat membuat anak lebih sulit beristirahat.

Sebaliknya, pilih tontonan yang lebih tenang dan edukatif jika ditonton pada sore atau malam hari.

 

4. Pilih tontonan yang mengajarkan nilai positif

Tontonan yang baik bukan hanya menghibur, tetapi juga memberikan pembelajaran bagi anak. Pilih program yang mengajarkan nilai-nilai seperti:

    • Empati

    • Kasih sayang

    • Kejujuran

    • Kerja sama

    • Rasa ingin tahu

    • Semangat belajar

Nilai-nilai tersebut dapat membantu membentuk karakter anak sejak dini. 

 

5. Pilih cerita yang mengajarkan hubungan sosial yang sehat

Anak belajar melalui apa yang mereka lihat. Pilih tontonan yang menunjukkan contoh persahabatan, saling menghargai, kerja sama, serta menghormati perbedaan budaya, bahasa, maupun kebiasaan.

Melalui tontonan yang positif, anak dapat belajar memahami bahwa setiap orang memiliki perbedaan dan semua orang layak dihargai.

 

Peran Orang Tua Lebih Penting daripada Screen Time

Tidak semua screen time berdampak buruk apabila digunakan dengan bijak. Yang paling penting adalah kualitas tontonan, durasi yang sesuai, serta pendampingan dari orang tua.

Saat orang tua aktif menemani anak menonton, kegiatan tersebut dapat menjadi kesempatan untuk berdiskusi, melatih kemampuan bahasa, membangun kedekatan emosional, dan membantu anak memahami informasi yang diterimanya.

 

Kesimpulan

Memilih tontonan yang tepat merupakan salah satu cara sederhana untuk mendukung tumbuh kembang anak. Pilihlah konten yang sesuai usia, mengandung nilai edukatif, serta selalu dampingi anak saat menonton.

Dengan pengawasan dan keterlibatan orang tua, screen time dapat menjadi media belajar yang bermanfaat tanpa mengurangi kesempatan anak untuk bermain, bereksplorasi, dan berinteraksi dengan lingkungan sekitar.

 

Konsultasikan Tumbuh Kembang Anak di KiddieCare Centre

Apabila Anda memiliki pertanyaan mengenai tumbuh kembang anak, screen time, perkembangan bahasa, atau perilaku anak, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis anak di KiddieCare Centre. Kami siap membantu memberikan edukasi dan pendampingan terbaik sesuai kebutuhan buah hati Anda.

 

 

Artikel ditulis oleh :  dr. Mildi Felicia, Sp.A